Informasi Pendidikan Eskul Media Mandiri bersama SMA PGRI 1 Majalengka, SMKN 1 Talaga, SMAN 2 Majalengka, SMKN 1 Majalengka, SMAN 1 Jatiwangi, SMAN 1 Talaga

Rabu, 23 Februari 2011

Marching Band

Oleh  : Siti Fatimah Adjani 

Marching Band adalah kegiatan yang seharusnya mendapat perhatian para pendidik maupun para Pembina generasi muda. Marching Band adalah kegiatan ekstra kurikuler juga untuk melatih otak belahan kanan. Dari kegiatannya yang terbagi dua bagian tak terpisahkan yakni musikal dan visual, kegiatan Marching Band (MB) lebih kompleks dibanding kegiatan lain.
Setiap kegiatan belajar mengajar idealnya diuraikan Tujuan Instruksional Umum dan khusus.
Seperti diketahui, bahwa tujuan utama pembinaan M.B. adalah membina kewiraan, disamping itu Marching Band melalui musik bertujuan membina watak. Sebuah kalimat yang terkenal ”Music speak better than word” memang telah teruji pada riset-riset yang dilakukan oleh para pakar dunia pendidikan. Melalui penghayatan nilai-nilai musikal dalam kegiatan pokok Marching Band, para anggota akan menjadi lebih berbudaya tinggi dan akan lebih cerdas.
Siswa-siswa yang kesulitan mengatur waktu mereka untuk belajar, berteman, dan mengerjakan tugas seringkali enggan bergabung dengan kelompok-kelompok di sekolah atau organisasi-organisasi masyarakat di luar urusan akademis mereka. Betul, bahwa kita harus meninjau jadwal kegiatan kita dan berpikir dahulu sebelum bergabung dengan sebuah kelompok kegiatan karena ada kemungkinan bahwa kalau kita terlalu banyak kegiatan ekstra kurikuler akhirnya akan berpengaruh negatif terhadap nilai akademis kita.


Namun demikian aktifitas ekstrakurikuler, organisasi-organisasi di sekolah. dan kelompok-kelompok di masyarakat tetaplah penting untuk diikuti. Yayasan-yayasan atau organisasi-organisasi yang menyediakan bantuan beasiswa biasanya mempertimbangkan keterlibatan calon penerima beasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler selain nilai akademisnya.
Bukan hanya itu, ketika kita lulus dari sekolah atau kuliah dan mulai mencari pekerjaan, resume kita akan terlihat lebih baik jika terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler atau menjadi anggota suatu organisasi. Sebagian besar lulusan baru tidak memiliki pengalaman kerja sehingga keanggotaan kita dalam suatu kelompok kegiatan di sekolah dapat dijadikan sebagai bukti potensi  diri kita, dan apakah tahu mengapa yayasan-yayasan pemberi beasiswa dan bahkan pemilik perusahaan mempertimbangkan prestasi tersebut? Karena kapasitas setiap orang dapat diukur melalui keterlibatannya dalam kehidupan sosial masyarakatnya. Siswa-siswa dengan nilai yang bagus dan terlibat dalam kelompok kemasyarakatan lebih mungkin memiliki sikap tanggung jawab dan komitmen yang tinggi dan meninggalkan kesan bahwa kita dapat mengambil segala sesuatu keputusan dengan baik.
Wadah aktivitas tersebut di atas dapat membina anggotanya menjadi pribadi-pribadi yang positif, tangguh, disiplin, berkualitas, dan mampu berorganisasi serta bekerja sama, yang pada gilirannya dapat mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus-kasus narkoba, perkelahian antar pelajar dan segala bentuk negatif lainnya.
Marching Band termasuk ekstrakurikuler yang masih tergolong baru, karena keberadaan ekskul ini baru menginjak tahun ke-6 namun demikian ekskul ini boleh dibilang ekskul yang berkembang pesat betapa tidak dengan usia yang masih begitu muda namun kejuaraan yang diraih oleh ekskul ini sudah berjibun.
Semoga Amiin.

4 komentar:

  1. emank ap manfaaat nya law kita dah kluar nanti ???

    BalasHapus
  2. Ijem Simanung Kait24 Februari 2011 01.28

    ya kita sudah bisa mandiri atuhhhh!!!

    BalasHapus
  3. Eleuhhh bisa oge nya NOK, syukur trus dicoba dan dicoba... sugan we aya trah kaya Gan Ayip Rosidi

    BalasHapus
  4. semoga marching band two nezat mnjdi yg tr baik

    BalasHapus